Cagliari Permalukan Inter Milan Di Giuseppe Meazza

Cagliari secara mengejutkan berhasil mendapatkan poin maksimal sekaligus mempermalukan Internazionale Milan pada lanjutan Serie A tadi malam yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Milan.

Dalam laga tersebut, Inter Milan terpaksa haru menelan kekalahan atas Cagliari dengan skor 1-2. Kekalahan tersebut menambah penderitaan Inter Milan setelah hubungan yang tidak baik antara suporter garis keras atau ultras Inter dengan kapten tim sekaligus ujung tombak Inter, Mauro Icardi.

Sebelum laga dilangsungkan, para suporter garis keras Inter telah menuntut Icardi untuk melepas ban kapten nya. Mereka menilai penyerang berusai 23 tahun tersebut tidak lagi pantas untuk berada di Inter. Semua itu terjadi karena pernyataan Icardi dalam buku autobiografinya yang dikritik oleh para tifosi Inter.
Cagliari Permalukan Inter Milan Di Giuseppe Meazza
Icardi sendiri telah meminta maaf atas apa yang ada tertulis didalam buku autobiograpinya tersebut melalui akun media sosialnya. Dirinya juga mengatakan bahwa ingin mendedikasikan gol yang dicetaknya pada malam tersebut untuk para tifosi terutama para tifosi garis keras Inter.

Dalam laga yang dipimpin oleh wasit Paolo Valeri, Inter berpeluang untuk unggul lebih dulu dikarenakan Valeri memberikan hadiah penalti kepada Inter setelah jersey Icardi ditarik oleh Bruno Alves didalam kotak penalty. Selain menghadiahkan penalty, Valeri juga memberi kartu kuning untuk Alves.

Sayang, upaya Icardi untuk mencetak gol tersebut gagal karea tendangan yang dilepaskan oleh penyerang Argentina tersebut melebar terlalu jauh dari target. Pada babak kedua, Cagliari berhasil mencetak gol yang mengejutkan Nerazzurri akan tetapi gol tersebut dianulir karena dianggap offside oleh hakim garis.

pda menit ke-56, gelandang asal Portugal, Joao Mario berhasil mencetak gol setelah merebut bola liar. Pada menit ke-71, Cagliari berhasil menyamakan kedudukan melalui Federico Melchiorri. Melchiorri sepertinya menjadi mimpi buruk bagi Inter Milan karena ikut berperan dalam gol bunuh diri Handanovic pada menit ke-85 yang membuat Cagliari unggul 2-1. Skor 2-1 untuk Cagliari tersebut bertahan hingga peluit panjang ditiupkan.